FKP di Obi, RSUD Labuha Receive Feedback, Sebagai Bahan Evaluasi Pelayanan Kesehatan

Senin, 29 Juni 2026 - 06:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susana FKP di Gudang Serba Guna Kecamatan Obi, Halsel

Susana FKP di Gudang Serba Guna Kecamatan Obi, Halsel

TimesOne.id – RSUD Labuha menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Gedung Serbaguna Kecamatan Obi desa Laiwui, diikuti 90 peserta, pada Rabu 24 Juni 2026. Bertujuan untuk menerima masukan (Receive feedback) dari masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Forum dibuka oleh Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, didampingi Camat Obi, Ali Larajia, dan dihadiri unsur Forkopimcam, Kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat.

Titin Andriyanti memaparkan profil RSUD Labuha, visi dan misi rumah sakit, standar pelayanan, alur pelayanan pasien, serta maklumat pelayanan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada sesi diskusi, peserta menyampaikan sejumlah masukan terkait pelayanan kesehatan, mulai dari mekanisme BPJS Universal Health Coverage (UHC), sistem rujukan pasien dari puskesmas ke rumah sakit, ketersediaan obat, pelayanan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga kebutuhan transportasi rujukan bagi masyarakat di wilayah Obi.

Petugas RSUD Labuha saat melayani peserta FKP

Menanggapi berbagai aspirasi, Titin menjelaskan. Seluruh pelayanan rumah sakit tetap mengacu pada ketentuan BPJS Kesehatan dan regulasi yang berlaku. Ia juga memastikan setiap masukan yang disampaikan peserta akan menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan.

Selain itu, forum menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, di antaranya penguatan koordinasi antara RSUD Labuha dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, peningkatan sosialisasi mekanisme pelayanan BPJS kepada masyarakat, serta penyempurnaan pelayanan berdasarkan hasil konsultasi publik.

Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana perbaikan, penandatanganan Maklumat Pelayanan, dan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Halmahera Selatan.|Red

Facebook @TimesOne.id

Berita Terkait

Sebaran Asap Selimuti Wilayah Halsel, BMKG Labuha Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Oknum Petugas PLN Madapolo Diduga Terima Uang Patungan Pelanggan, Untuk Penebangan Pohon
Bakal Kunker di Halsel, Kapolda Malut Diharapkan Warga, Jadi Momentum Seriusi Dugaan Gravitasi Lahan Bandara Labuha
Penanganan Dampak El Nino, IP2SIP Bacan Melalui Kementan RI Siapkan dan Salurkan Bantuan Pompa Air Untuk Petani
Pemerataan Agromaritim, Helmi Umar Muhcsin Tinjau Lokasi Costor di Desa Koititi Gane Barat
Tumpukan Sampah Menggunung di Jalanan  Desa Kawasi, Bau Menyengat dan Ancaman Penyakit
Aliansi Aktivis Halmahera Serukan Aksi; Rp2,27 Triliun Denda PT. HSM Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
Bocor, Presentasi di Forum PBB Sorot Kerusakan Lingkungan di Malut dan Kepemilikan Tambang Kepala Daerah

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:25 WIT

Sebaran Asap Selimuti Wilayah Halsel, BMKG Labuha Imbau Masyarakat Gunakan Masker

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:57 WIT

Oknum Petugas PLN Madapolo Diduga Terima Uang Patungan Pelanggan, Untuk Penebangan Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:12 WIT

Bakal Kunker di Halsel, Kapolda Malut Diharapkan Warga, Jadi Momentum Seriusi Dugaan Gravitasi Lahan Bandara Labuha

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:43 WIT

Penanganan Dampak El Nino, IP2SIP Bacan Melalui Kementan RI Siapkan dan Salurkan Bantuan Pompa Air Untuk Petani

Minggu, 20 September 2026 - 12:14 WIT

Pemerataan Agromaritim, Helmi Umar Muhcsin Tinjau Lokasi Costor di Desa Koititi Gane Barat

Berita Terbaru