TimesOne.id – Momentum Piala Dunia secara nyata menjadi platform global yang menyatukan masyarakat lintas negara, budaya, dengan berbagai latar belakang.
Turnamen 4 (empat) tahunan ini tidak hanya ajang olahraga, tetapi juga berfungsi sebagai momentum penting untuk mempererat interaksi sosial, menebarkan semangat perdamaian, serta menggerakkan ekonomi lokal.
Beberapa aspek bagaimana perhelatan sepak bola terbesar ini memperkuat persatuan dengan membangun solidaritas sosial. Seperti kegiatan nonton bareng (nobar) yang diselenggarakan di berbagai daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Euforia ini juga sangat nyata memberikan dampak positif secara langsung bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), seperti warung kopi, pedagang makanan, dan penyedia jasa lokal yang diuntungkan dengan ramainya warga yang berkumpul.
Di Indonesia, demam piala dunia 2026 terasa hingga seantero Nusantara. Setiap daerah melalui masyarakat maupun Pemerintah Daerah (Pemda) sering sekali mengadakan nobar yang di pusatkan di titik kota.
Hal itu tidak terlihat di Kota Bacan, Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara, nobar hanya sekedar di rumah-rumah warga. Tidak ada titik sentral yang diadakan oleh Pemda seperti Pemerintah Kota Ternate yang dipusatkan di benteng orange.
Tobelo Halmahera Utara (Halut), Kota Tidore, Halmahera Tengah (Halteng) Halmahera Barat (Halbar) dan Pemda Halmahera Timur (Haltim) yang juga menyediakan titik nobar bagi masyarakat.
Ini menimbulkan keresahan warga di Kota Bacan. Diutarakan warga yang juga fans garis keras Timnas Prancis dan Belanda, mereka berharap pemerintah bisa menghadirka nobar sebagai hiburan masyarakat.
“Kami harap Pemda melalui dinas terkait agar menyediakan tempat nobar bagi masyarakat. Paling tidak sentralnya di taman Zero Point,”kata Pedi fans Prancis, Jumat (19/6/26)
“Ada Videotrone di zero point. Bisa di alih fungsikan sementara untuk nobar piala dunia. Apalagi berada di tempat rekreasi. Bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui UMKM,”sambung Kunces fans Belanda.
Warga Bacan lainnya berharap, Pemda Halsel bisa mengaktifkan taman zero point sebagai tempat nobar piala dunia yang menjadi ajang hiburan masyarakat Halsel.
“Ternate bisa, Tobelo juga bisa bahkan di beberapa kabupaten lain juga bisa. Tapi di Bacan Halsel ada videotrone cuma dibiarkan begitu saja,”pungkas warga.|Red




![Kepala Balai Kebun Percontohan [IP2PIS] Bacan | Hardin La Abu](https://timesone.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261005_163307-225x129.jpg)

