Diduga Kejar Untung, Rekanan Proyek Kawasan Strategis Labuha Tinggalkan Masalah, Air Tertunggak Hingga Rp.15 Juta

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi areal kawasan strategis ekonomi Kota Labuha, Bacan Halmahera Selatan

Ilustrasi areal kawasan strategis ekonomi Kota Labuha, Bacan Halmahera Selatan

TimesOne.id – Proyek pengembangan kawasan strategis ekonomi Kota Labuha, Bacan Halamhera Selatan (Halsel) yang dikerjakan PT Cimendang Sakti Kontrakindo kembali menjadi sorotan.

Pekerjaan yang telah dinyatakan Provisional Hand Over (PHO) diduga mengalami banyak persoalan di lapangan, mulai dari kualitas bangunan, lampu jalan yang tidak berfungsi, hingga tunggakan pembayaran air yang mencapai kurang lebih Rp15 juta.

Ketua DPD Partai NasDem Halsel, Akmal Ibrahim, menilai proyek tersebut terkesan dikerjakan secara asal-asalan demi mengejar keuntungan semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak pekerjaan yang sudah PHO tapi bermasalah. Lampu jalan tidak berfungsi, kualitas bangunan dipertanyakan. Dan ada kewajiban pembayaran air yang sampai sekarang belum diselesaikan,”terang Akmal, Minggu (28/6/26)

Menurutnya, air yang digunakan selama pekerjaan taman memakai air sekretariat. Namun setelah proyek selesai, pihak rekanan disebut meninggalkan lokasi tanpa menyelesaikan kewajiban pembayaran.

“Kurang lebih ada Rp15 juta biaya air yang belum dibayar sampai sekarang,”bebernya.

Terpisah, Direkut PT Cimendang Sakti Kontrakindo, Suherman biasa disapa Oman saat dihubungi media menjelaskan. Pembayaran proyek awalnya berjalan lancar namun, dalam lima bulan terakhir dirinya mengaku sudah digantikan oleh kerabatnya namanya Acun, yang menangani bagian bendahara.

“Bayaran di waktu saya lancar. Tapi di lima bulan terakhir saya sudah digantikan dengan saudara Acun sebagai bendahara. Di situ dia putus,”akuhnya sembari menutup.

Facebook @TimesOne.id

Berita Terkait

Sebaran Asap Selimuti Wilayah Halsel, BMKG Labuha Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Oknum Petugas PLN Madapolo Diduga Terima Uang Patungan Pelanggan, Untuk Penebangan Pohon
Bakal Kunker di Halsel, Kapolda Malut Diharapkan Warga, Jadi Momentum Seriusi Dugaan Gravitasi Lahan Bandara Labuha
Penanganan Dampak El Nino, IP2SIP Bacan Melalui Kementan RI Siapkan dan Salurkan Bantuan Pompa Air Untuk Petani
Pemerataan Agromaritim, Helmi Umar Muhcsin Tinjau Lokasi Costor di Desa Koititi Gane Barat
Tumpukan Sampah Menggunung di Jalanan  Desa Kawasi, Bau Menyengat dan Ancaman Penyakit
Aliansi Aktivis Halmahera Serukan Aksi; Rp2,27 Triliun Denda PT. HSM Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
Bocor, Presentasi di Forum PBB Sorot Kerusakan Lingkungan di Malut dan Kepemilikan Tambang Kepala Daerah

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:25 WIT

Sebaran Asap Selimuti Wilayah Halsel, BMKG Labuha Imbau Masyarakat Gunakan Masker

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:57 WIT

Oknum Petugas PLN Madapolo Diduga Terima Uang Patungan Pelanggan, Untuk Penebangan Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:12 WIT

Bakal Kunker di Halsel, Kapolda Malut Diharapkan Warga, Jadi Momentum Seriusi Dugaan Gravitasi Lahan Bandara Labuha

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:43 WIT

Penanganan Dampak El Nino, IP2SIP Bacan Melalui Kementan RI Siapkan dan Salurkan Bantuan Pompa Air Untuk Petani

Minggu, 20 September 2026 - 12:14 WIT

Pemerataan Agromaritim, Helmi Umar Muhcsin Tinjau Lokasi Costor di Desa Koititi Gane Barat

Berita Terbaru